Penyebab Dapur Lembab dan Pengab Serta 7 Solusinya

Dapur adalah area yang cukup penting keberadaannya dalam sebuah rumah. Maka, dapur lembab tentu saja akan membuat aktivitas di dalamnya tidak terasa nyaman.

Lembabnya dapur bisa dipicu oleh banyak sebab, salah satunya adalah minimnya sirkulasi udara yang masuk. Kondisi ini membuat udara panas dan uap masakan terperangkap di dalam ruangan.

Kondisi dapur yang lembab dan pengap juga bisa membuat Anda mudah terkena gangguan kesehatan. Sebab, jamur dan bakteri akan berkembang biak dengan cepat serta berisiko merusak perabotan dapur kesayangan Anda.

Penyebab Dapur Lembap dan Berjamur

Ada banyak faktor penyebab yang membuat area dapur rumah Anda menjadi lembab dan berjamur. Mengenali sumber kelembaban sejak dini sangat penting sebelum melakukan perbaikan.

  • Kurangnya ventilasi udara yang menyebabkan udara mengendap di dalam ruangan sehingga sistem sirkulasi menjadi buruk.
  • Curah hujan tinggi yang membuat udara menjadi lebih dingin serta meningkatkan kadar air dalam ruangan.
  • Atap atau plafon rumah yang bocor sehingga air merembes langsung ke area dapur.
  • Minimnya bukaan jendela sehingga sinar matahari alami tidak dapat masuk secara optimal.
  • Letak kamar mandi yang berdekatan langsung dengan dapur karena area basah tersebut memiliki kelembaban tinggi.
  • Kondisi rembesan pada dinding serta pemilihan jenis lantai rumah atau inspirasi desain keramik dapur yang kurang tepat untuk area basah.
Dapur lembap, sumber: google.com
Dapur lembab, sumber: google.com

Beberapa faktor di atas sering kali menjadi pemicu utama munculnya bau apek dan tumbuhnya jamur di lemari kabinet. Oleh karenanya, masalah kelembaban ini perlu segera diatasi dengan tepat dan cepat.

Penanganan yang cepat akan mencegah kerusakan struktur bangunan lebih parah. Selain itu, kesehatan anggota keluarga serta kenyamanan saat beraktivitas memasak di dapur pun akan senantiasa terjaga.

Cara Mengatasi Dapur Lembab Secara Efektif

Setelah mengetahui penyebabnya, langkah selanjutnya adalah menerapkan langkah solutif yang tepat sasaran. Berikut ini beberapa cara praktis untuk mengatasi dapur lembab agar kembali nyaman dan segar.

1. Memperbaiki Sumber Kelembaban dan Kerusakan

Langkah paling mendasar yang perlu dilakukan adalah mencari dan menuntaskan sumber kelembaban utama. Periksa apakah kelembaban tersebut bersumber dari pipa bocor, rembesan atap, atau sirkulasi udara yang tersumbat.

Jika kerusakan ada pada dinding atau plafon, segera lakukan perbaikan dan penambalan. Anda juga perlu memperhatikan pemilihan bahan pembuat kitchen set yang tahan terhadap uap air dan tidak mudah lapuk.

Apabila area dapur Anda tergolong sangat lembab, alternatif lain yang lebih tahan air dan bebas jamur adalah memanfaatkan kabinet berbahan kitchen set aluminium yang kokoh.

2. Menggunakan Kapur Serap Air

Fungsi kapur serap adalah menyerap kandungan air berlebih pada dinding maupun sudut ruangan dapur. Bahan penyerap lembab ini sangat cocok diletakkan pada area lemari atau sudut dinding yang lembab akibat rembesan.

Kapur serap, sumber: google.com
Kapur serap, sumber: google.com

Cara kerjanya terbilang sederhana karena Anda cukup menaruhnya di titik-titik yang rawan lembab. Kapur akan mengikat partikel air di udara secara otomatis.

Jika wadah kapur serap sudah penuh terisi air, segera buang cairannya dan ganti dengan isi ulang yang baru. Lakukan penggantian secara berkala demi hasil kelembaban yang seimbang.

3. Memasang Exhaust Fan untuk Ventilasi Udara

Exhaust fan merupakan solusi praktis untuk mengalirkan udara pengap dari dalam dapur menuju ke luar ruangan. Perangkat ini sangat membantu memperbaiki sirkulasi udara kotor yang penuh uap minyak dan panas.

Penggunaan exhaust fan secara teratur dapat mempercepat proses pengeringan udara di area dapur. Hasilnya, kelembaban ruangan dapat ditekan dan udara dapur terasa jauh lebih bersih.

4. Menggunakan Dehumidifier Ruangan

Dehumidifier berfungsi untuk menarik uap air berlebih di udara dan mengubahnya menjadi air tampungan. Ruangan dapur yang terlalu basah biasanya memicu timbulnya bau tidak sedap dan spora jamur berbahaya.

Dengan memanfaatkan alat ini, tingkat kelembaban dapat terjaga pada batas normal. Ruangan pun terasa lebih sejuk dan segar tanpa perlu memasang pendingin ruangan AC yang boros listrik.

5. Meletakkan Tumbuhan Penyerap Kelembaban

Menata tanaman hias di dalam dapur tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga efektif menyerap uap air berlebih. Pori-pori daun tanaman tertentu mampu menyerap polutan udara dan mengendalikan kadar kelembaban pada dapur rumah impian Anda.

Beberapa jenis tanaman yang direkomendasikan antara lain bunga ivy, spider plant, peace lily, dan chamomile. Selain berfungsi sebagai penyerap kelembaban alami, tanaman hijau ini mampu menghadirkan suasana segar dan tenang saat memasak.

Bunga ivy, sumber: google.com
Bunga ivy, sumber: google.com

6. Mengaplikasikan Cat Tembok Anti Lembab

Teknologi bahan bangunan saat ini menyediakan cat dinding anti air (waterproof) sekaligus anti jamur. Cat ini berfungsi sebagai lapisan pelindung dinding dari serapan air hujan maupun uap masakan sehari-hari.

Sama halnya dengan berbagai pilihan merk marmer berkualitas, terdapat banyak varian cat pelapis tahan air yang bisa Anda gunakan sesuai kebutuhan anggaran.

7. Memasang Hygrometer untuk Kontrol Kelembaban

Untuk memantau tingkat kelembaban ruangan secara akurat, Anda dapat memasang alat hygrometer di area dinding dapur. Tingkat kelembaban ideal ruangan berada di kisaran angka 40 hingga 60 persen.

Dengan adanya acuan dari hygrometer, Anda bisa lebih bijak mengoperasikan alat penyejuk seperti dehumidifier atau exhaust fan. Hal ini tentu saja akan membantu menghemat tagihan listrik bulanan rumah Anda.

Apabila Anda ingin merombak tata letak dapur agar memiliki sirkulasi udara yang lebih lancar, konsultasikan dengan konsep desain interior dapur yang tepat bersama penyedia jasa interior Jogja yang berpengalaman. Gunakan chat WhatsApp untuk konsultasi lebih lanjut.

Itulah rangkuman seputar penyebab dapur lembab dan cara tuntas untuk mengatasinya. Simak terus beragam tips dekorasi dan inspirasi hunian lainnya hanya di website Jogja Desain Interior by Joyo Mebel. Terimakasih.

Tinggalkan komentar