Lantai Dapur Granit Dan 5 Jenis Lantai Anti Licin

Dapur jadi salah satu ruangan tempat orang lalu lalang. Banyak aktivitas terjadi di sana. Karena dapur merupakan tempat masak, bumbu; minyak; air; sabun; dan lainnya sering kali tumpah dan mengotori lantai. Lantai dapur granit kemudian banyak dipilih karena sifatnya yang tidak licin.

Granit banyak dipilih jadi lantai dapur karena sifat anti licin dan beberapa kelebihan lainnya. Namun tidak hanya granit yang biasa dipakai untuk ruangan dapur, beberapa jenis lantai berikut juga memiliki kelebihan yang hampir sama.

Terkadang lantai dapur identik dengan lantai yang lengket dan jorok. Mula-mula memang rajin dibersihkan selepas masak, namun lama-lama jadi sadar kalau pemilihan jenis lantai dapurlah yang menjadi masalah.

Pernahkah Anda memikirkan kenapa tikus atau kecoa sering ditemui di dapur? Hal tersebut terjadi karena dua hal, dapur sebagai tempat berkumpulnya makanan dan dapur adalah tempat kotor. Bagian dapur yang seringkali kotor tentu saja lantainya.

Apalagi jika Anda memiliki buah hati yang masih kecil dan biasa Anda ajak memasak. Anak biasanya suka bermain di lantai. Ini menjadi alasan lain mengapa pemilihan lantai untuk dapur dibedakan dengan lantai rumah pada umumnya.

Lantai sendiri dalam desain interior tidak hanya berfungsi sebagai alas yang bersih dalam ruangan. Ia juga memiliki nilai estetika. Makanya tidak heran kini lantai dapur granit dan jenis lainnya dijual dengan warna yang elegan dan desain yang keren.

Lantai Dapur Granit Dan 5 Jenis Lantai Lainnya

Aktivitas yang terjadi di dapur berbeda dengan yang biasa dilakukan di ruangan rumah lainnya. Pilihlah cat tembok yang kuat dan awet untuk area dapur. Biasanya, pemilihan cat yang sembarangan akan menimbulkan bercak hitam di dinding dekat kompor.

Selain itu juga dinding dapur rawan untuk ditumbuhi jamur dan bakteri. Selain pemilihan cat tembok, pemilihan lantai juga perlu di perhatikan. Memilih model tegel yang cantik memanglah penting untuk kenyamanan dan keindahan ketika memasak.

Tamu atau saudara yang datang dan hendak menggunakan dapur pun akan senang bila lantainya unik dan bagus. Namun estetika lantai juga perlu dibarengi ketahanannya. Berikut adalah rekomendasi tegel untuk lantai yang anti licin dan tidak mudah kotor :

1. Lantai Dapur Granit

Lantai Dapur Granit Dan 5 Jenis Lantai Yang Tidak Licin
Ubin granit yang di potong. Sumber : Istockphoto.com

Mengapa granit berbeda dengan keramik biasa? Keramik biasa memiliki sifat yang mudah tergores dan memiliki nat yang lebih besar ketimbang granit. Itulah kenapa ia mudah licin dan sedikit merepotkan ketika tertumpah minyak atau lemak.

Granit memiliki tekstur yang hampir mirip dengan marmer. Namun tentu saja harga dan cara merawat marmer berbeda dengan granit. Dengan kesan alam yang dimiliki granit, ia mudah dipoles dan tahan akan goresan. Nat granit tergolong kecil. Itulah kenapa ia tidak mudah licin.

Itulah kenapa granit juga biasa dibuat untuk meja makan. Dengan kualitas dan kesan elegan yang diberikan granit. Anda akan menjumpai bahwa harga granit, bila dibandingkan dengan marmer dalam ukuran yang sama, akan lebih mahal granit.

Lantai Dapur Granit Dan 5 Jenis Lantai Yang Tidak Licin
Granit biasanya dipakai di meja masak. Sumber : Istockphoto.com

2. Tegel Ubin

Keramik biasa yang sering dipakai di rumah-rumah atau perkantoran pada umumnya berbahan dasar semen dan homogeneous tile. Sedangkan tegel terbuat dari tanah liat. Kesan yang diberikan tegel adalah klasik dan adem. Dapur Anda akan nampak tradisional dengan tegel ubin.

Tegel tidak mudah licin bila terkena tumpahan cairan apapun. Tegel juga lebih kesat daripada keramik biasa. Di pasarnya, tegel memiliki banyak pola dan warna yang unik. oleh karena itu jenis tegel ubin ini juga cukup relevan untuk diaplikasikan pada jenis ruangan lainnya seperti coworking space dan lain sebagainya.

3. Keramik Grayscale

Keramik grayscale memiliki tekstur yang kasar dan serupa beton. Tak ayal ia menjadi salah satu jenis lantai yang tidak mudah licin dan cocok untuk area dapur. Keramik grayscale juga mudah untuk dibersihkan. Artinya, ia tidak mudah meninggalkan bercak kotoran.

Makanya, Anda akan sering menjumpai keramik jenis ini di cafe atau tempat-tempat terbuka. Mudah sekali membersihkannya. Kesan yang diberikan mungkin menurut beberapa keluarga adalah kaku dan kelam. Mungkin karena warnanya.

Dapur dengan keramik grayscale
Dapur dengan keramik grayscale. Sumber : Istockphoto.com

Namun ketahuilah, keramik grayscale selalu dinobatkan sebagai salah satu jenis keramik elegan dan impian yang menghadirkan kesan minimalis alih-alih kaku.

4. Keramik Kayu

Keramik kayu disini bisa dimaknai dua, keramik dari kayu atau keramik bermotif kayu. Sebenarnya kenapa keramik kayu menjadi salah satu rekomendasi jenis lantai yang tidak licin adalah karena keramik kayu biasanya bertekstur tidak mengkilap.

Memang benar, ia sama dengan keramik pada umumnya, namun teksturnya dibentuk mirip dengan kayu. Halus tapi tidak mengkilap. Sehingga tidak mudah licin bila terkena air.

Sedangkan keramik kayu yang berbahan kayu. Sesungguhnya tidak begitu disarankan. Sebab justru akan membuat dapur lembap dan pengap. Sebenarnya ada solusi untuk dapur lembab dan pengap , jadi terserah Anda mau pakai keramik motif dan tekstur kayu atau keramik dari kayu.

5. Teraso

Jika Anda pernah menjumpai model lantai yang memiliki potongan-potongan lantai di dalamnya, dengan warna yang bermacam-macam, itulah jenis lantai teraso. Teraso umumnya terbuat dari pecahan kaca, semen, pasir, bahkan marmer. Kesannya unik namun juga keren.

Teksturnya tidak licin tapi tetap halus. Dengan sifat yang demikian, ditambah desain yang unik, teraso sangat cocok untuk lantai dapur dan kamar mandi.

6. Terakota (Tradisional) Dan Lantai Dapur Granit (Modern)

Dapur modern dan dapur tradisional sejatinya bisa dibedakan dari desain dan filosofinya. Tidak selalu dapur tradisional bermakna buruk. Bukan juga karena kurangnya budget. Bila Anda tertarik membuat dapur dengan tema klasik namun tetap elegan, coba gunakan keramik terakota.

Lantai Dapur Granit Dan 5 Jenis Lantai Yang Tidak Licin
Keramik terakota dalam dapur dan tempat makan. Sumber : Istockphoto.com

Jika lantai dapur granit memunculkan aura modern dan elegan, keramik terakota berbahan dasar tanah liat bakar memberikan kesan adem dan simpel. warna khas dari tanah liat bakar yang bersih dari terakota membuat lantai terasa dingin di siang hari, dan terasa hangat di malam hari.

Meskipun dibuat dengan membakar tanah liat, keramik terakota tidak menyerap air. Di atasnya diberi lapisan keramik sehingga terlihat sedikit mengkilap. Perlu diingat, keramik terakota mudah rusak dan perlu di bersihkan dengan rutin.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Silahkan kunjungi website kami untuk informasi menarik lainnya. Terima kasih.[]

Tinggalkan komentar

WhatsApp Chat Order Interior